Posts

Showing posts with the label Keteladanan

Apakah Masyarakat Kita Sebrengsek Itu?

Image
Ada seseorang di internet (sosial media) yang mengeluh, kenapa fasilitas di kamar mandi rest area sangat buruk. Dalam hal ini, ia mengeluhkan bentukan gayung di toilet rest area yang kondisinya benar-benar memprihatinkan. Ada bagian yang bolong sehingga ketika dipakai untuk menciduk air, pastinya isinya akan langsung tumpah-tumpah. Jadi untuk menggunakannya, benar-benar harus cepat karena air pasti akan keburu habis. Langsung saja utasnya mendapat respons dari warga net lainnya. Ada yang menjawab lucu-lucu-an, ada yang menjawab secara serius. Yang menjawab serius menjelaskan bahwa hal ini memang disengaja sebab di rest area gayung sering sekali hilang karena biasanya dipinjam pengunjung lain untuk mengisi radiator mobil. Setelah menciduk air dan dibawa ke parkiran, si peminjam tidak mengembalikan lagi gayungnya ke tempat semula. Bukan soal air yang mati atau soal toiletnya yang kotor. Yang menarik justru soal gayungnya. Ini adalah keadaan di mana fasilitas umum harus "dikorba...

Pertanyaan Kontroversial Seputar Kurban

Image
Jika ada pertanyaan yang diajukan menyangkut ritual ibadah agama mana pun, dan fokusnya mempertanyakan mengapa ritual tersebut harus A dan B, kenapa tidak C, pastinya akan menimbulkan kontroversial. Agama bersifat dogmatis. Ini berarti, ada semacam "batasan" bagi pemeluknya dalam mempertanyakan aturan-aturan yang ada. Bagi yang melaksanakan, tentunya dilandasi oleh faktor kepercayaan (samikna wa attokna). Salah satu contoh pertanyaan kontroversial adalah sebagai berikut: "Mengapa orang islam melakukan ibadah kepada Tuhan dalam bentuk ritual menyembah batu kotak berwarna hitam?". Duar. Selain kontroversial, pertanyaan ini juga bersifat provokasi. Jika yang bertanya orang di luar agama Islam, akan dianggap melakukan penodaan agama. Namun kewajiban kita adalah menjelaskan sebaik mungkin. Sebagaimana saya mendapat penjelasan dari pertanyaan kontroversial berikut, terkait pelaksanaan ibadah kurban. https://twitter.com/Sam_Ardi/status/1674211869148733442 " Bapa...

Hahaha

"Bagaimana kalau kita aslinya nggak berjodoh. Bagaimana kalau ternyata kita selama ini cuma sama-sama bertahan aja, karena kita memang sudah menikah." Kalo ingat ini masih suka ketawa sendiri. Saya kira waktu itu dia lagi iseng ngelantur aja. Tapi nggak papa sob, tenang aja. Semua bakalan taik kucing pada waktunya

Tentang Pimpinan Saya

Image
Assalamualaikum, salam sejahtera. Kali ini saya mau cerita soal Bos saya di kantor. Bos saya yang baru memang low profile . Dengan gaji yang lumayan untuk kedudukannya yang sekarang, ia lebih memilih untuk diantar suaminya menggunakan sepeda motor Supra X jadul ketika berangkat ke kantor. Hal itu ia lakukan setiap harinya, menempuh jarak 15 km antara Utan Kayu (Jakarta Timur) dan Koja (Jakarta Utara). Pastinya hal ini menakjubkan orang banyak karena contoh kesederhanaan hidup di saat seseorang mampu (bahkan berlebih), saat ini mulai langka. Tapi saya juga takjub untuk aspek yang lain. Di usianya yang menjelang uzur (kira-kira 54 tahun), ia masih mau digonceng suaminya naik motor berdua saja. Suaminya pun masih mau menjemput si Bos (istrinya) dengan sepeda motor jadulnya. Tetap mau sama mau sampai tua bagi saya merupakan hal yang membanggakan. Di zaman taik kucing seperti sekarang ini, terkadang menjadi taik kucing di pojokan lebih nyaman ketimbang jadi gumpalan daging yang d...

Tentang Orang Jepang yang Kagum Sama Murid Indonesia

Image
Tulisan kali ini terkait dengan aktivitas di medsos. Jadi gini , sekolah tempat saya bekerja sering kedatangan guru tamu dari Jepang untuk beberapa bulan. Kebetulan sekolahan menjalin kerjasama dengan Japan Foundation, jadi pertukaran ini sudah sering terjadi, sejak tahun 2014 lalu. Nah, untuk guru Jepang yang kali ini, sebut saja Mawar, 👅 , dia mempunyai akun di Instagram. Sepertinya ia terkena bujukan para siswa Indonesia untuk membuat akun di Instagram, wkwk. Nah, sensei ini sering memanfaatkan untuk akun IG-nya untuk memosting berbagai aktivitas mengajarnya. Ada salah satu tulisan sensei yang menarik. Setelah jeda libur tahun baru, ia memutuskan memberi tugas kepada para siswa untuk membuat kartu ucapan tahun baru. Jadi siswa diberikan kartu dan mereka dibebaskan untuk membuat kreasi gambar-gambar di atas kertas itu. Yang menarik adalah, Nanaho (nama sensei tersebut) keheranan dengan cara siswa Indonesia menggambar. Ia terkejut ketika melihat para siswa menggambar dengan ...